Poin Penting
WhatsApp Business adalah aplikasi komunikasi untuk membantu bisnis melayani pelanggan, menampilkan produk, dan mengelola percakapan secara profesional.
Dalam membuat WA bisnis Anda perlu menyiapkan ponsel, koneksi internet, nomor telepon aktif, dan akses untuk menerima kode verifikasi.
Membuat WA Bisnis dapat dilakukan dengan unduh aplikasi, setujui ketentuan, verifikasi nomor telepon, lalu lengkapi profil bisnis.
Tips menggunakan WA Bisnis: Lengkapi profil, buat katalog produk, atur pesan otomatis, gunakan label chat, dan respons pelanggan secara konsisten.
Mengelola pesanan melalui WhatsApp pribadi mungkin terasa mudah ketika jumlah pelanggan masih sedikit.
Namun, ketika pertanyaan mengenai harga, stok, dan pengiriman semakin banyak, percakapan berisiko tercampur dengan pesan pribadi.
Situasi tersebut dapat menyulitkan pemilik usaha dalam memantau pesanan sekaligus memberikan respons secara konsisten.
Salah satu solusinya adalah menggunakan WhatsApp Business atau WA Bisnis yang menyediakan fitur khusus untuk kebutuhan komunikasi usaha.
Cara buat WA Bisnis sebenarnya cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri melalui ponsel.
Anda hanya perlu menyiapkan nomor telepon aktif, mengunduh aplikasi resmi, melakukan verifikasi, dan melengkapi informasi bisnis.
Apa itu WA Bisnis?
WhatsApp Business adalah aplikasi yang dirancang untuk membantu pemilik usaha berkomunikasi dengan pelanggan secara lebih profesional.
Aplikasi ini menyediakan fitur seperti profil bisnis, katalog produk, balasan cepat, pesan otomatis, dan pengelompokan percakapan.
Berbeda dari WhatsApp Messenger yang lebih berfokus pada komunikasi sehari-hari, WhatsApp Business menyediakan alat tambahan untuk mendukung kegiatan usaha.
Pemilik bisnis dapat mencantumkan jam operasional, menampilkan produk, dan mengatur respons terhadap pertanyaan pelanggan.
Baca juga: WA Bisnis: Pengertian, Manfaat, Fitur, dan Perbedaannya dengan WA Biasa
Persyaratan membuat akun WA Bisnis
Sebelum mengikuti cara membuat akun WA Bisnis, siapkan beberapa hal berikut agar proses pendaftaran dan verifikasi berjalan lancar.
1. Ponsel yang kompatibel
Siapkan ponsel Android atau iPhone yang mendukung aplikasi WhatsApp Business.
Pastikan sistem operasi perangkat masih kompatibel dan aplikasi dapat diperbarui melalui toko aplikasi resmi.
2. Nomor telepon aktif
Anda perlu menyiapkan nomor telepon yang dimiliki atau berhak digunakan untuk mendaftarkan bisnis.
Nomor tersebut harus dapat menerima kode verifikasi melalui SMS atau panggilan telepon.
3. Informasi bisnis
Siapkan nama usaha, kategori bisnis, deskripsi singkat, alamat jika relevan, jam operasional, dan informasi kontak.
Informasi tersebut membantu Anda mengisi profil bisnis dengan lebih cepat setelah nomor berhasil diverifikasi.
4. Nomor terpisah jika tetap menggunakan WA Pribadi
WhatsApp Messenger dan WhatsApp Business dapat digunakan pada perangkat yang sama, tetapi keduanya harus menggunakan nomor telepon berbeda.
Jika ingin memindahkan nomor WhatsApp pribadi menjadi akun bisnis, Anda dapat mengikuti proses migrasi yang tersedia.
Baca juga: Cara Broadcast WhatsApp Business untuk Promosi Bisnis
Cara buat WA Bisnis dari awal
Cara membuat WA Bisnis terdiri atas beberapa tahap, mulai dari mengunduh aplikasi hingga menyelesaikan pengaturan profil.
Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftarkan akun bisnis baru melalui ponsel.
1. Unduh aplikasi WhatsApp Business
Buka Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store bagi pengguna iPhone.
Cari aplikasi WhatsApp Business yang diterbitkan oleh WhatsApp LLC, lalu tekan tombol instal atau dapatkan.
2. Buka aplikasi dan setujui ketentuan
Setelah instalasi selesai, buka WhatsApp Business melalui menu aplikasi pada ponsel.
Baca ketentuan layanan yang ditampilkan, kemudian pilih opsi untuk menyetujui dan melanjutkan proses pendaftaran.
Jika aplikasi mendeteksi akun WhatsApp yang sudah terdaftar pada perangkat, periksa kembali nomor yang ingin digunakan.
Pastikan Anda memilih nomor bisnis yang benar sebelum melanjutkan ke tahap verifikasi.
3. Masukkan nomor telepon bisnis
Pilih negara Indonesia, lalu masukkan nomor telepon dengan format yang diminta aplikasi.
Periksa kembali angka yang dimasukkan untuk menghindari kesalahan saat menerima kode verifikasi.
4. Verifikasi nomor telepon
WhatsApp akan meminta Anda memverifikasi nomor melalui kode pendaftaran yang dikirimkan melalui SMS atau metode lain yang tersedia.
Masukkan kode tersebut pada aplikasi untuk membuktikan bahwa Anda memiliki akses ke nomor yang didaftarkan.
5. Buat profil bisnis
Setelah verifikasi berhasil, lanjutkan dengan mengisi informasi bisnis. Masukkan nama usaha, kategori yang sesuai, dan foto profil yang mudah dikenali oleh pelanggan.
6. Lengkapi informasi usaha
Buka bagian profil bisnis untuk menambahkan informasi pendukung, seperti deskripsi, alamat, jam operasional, email, dan situs web jika tersedia.
Pastikan seluruh informasi akurat agar pelanggan dapat memahami layanan yang ditawarkan.
7. Atur fitur pendukung
Setelah profil selesai, Anda dapat mulai menyiapkan katalog produk, pesan salam, balasan cepat, dan label chat.
Pilih fitur sesuai kebutuhan agar akun bisnis langsung siap digunakan untuk melayani pelanggan.
Anda juga dapat menguji pengiriman dan penerimaan pesan menggunakan nomor lain.
Langkah sederhana ini membantu memastikan akun dapat digunakan sebelum nomor WhatsApp Business dipublikasikan pada media promosi.
Baca juga: 8 Fitur WA Bisnis yang Wajib Pebisnis Gunakan
Cara login WA Bisnis
Cara login WA Bisnis bergantung pada perangkat yang ingin digunakan.
Anda dapat membuka akun melalui ponsel utama atau menghubungkan perangkat tambahan menggunakan fitur Perangkat Tertaut.
1. Cara login WA Bisnis di ponsel utama
Jika akun sudah terdaftar pada ponsel, Anda cukup membuka aplikasi WhatsApp Business dan mengakses percakapan yang tersedia.
Selama akun masih aktif pada perangkat tersebut, Anda biasanya tidak perlu memasukkan nomor telepon setiap kali membuka aplikasi.
2. Cara login WA Bisnis di web
Untuk mengakses percakapan melalui komputer, buka WhatsApp Web pada browser.
Halaman tersebut akan menampilkan kode QR yang perlu dipindai melalui aplikasi WhatsApp Business pada ponsel utama.
Ikuti langkah berikut:
- Buka WhatsApp Business pada ponsel.
- Masuk ke menu pengaturan atau menu titik tiga, sesuai sistem operasi yang digunakan.
- Pilih Perangkat Tertaut.
- Ketuk Tautkan Perangkat.
- Verifikasi identitas jika diminta, lalu pindai kode QR pada layar komputer.
- Tunggu hingga percakapan berhasil dimuat pada browser.
Setelah proses selesai, Anda dapat membaca dan membalas pesan melalui komputer.
Pastikan hanya menautkan perangkat yang dipercaya, terutama jika komputer digunakan bersama orang lain.
3. Cara login WA Bisnis di perangkat tambahan
Selain browser, Anda dapat menggunakan aplikasi desktop resmi jika tersedia untuk perangkat yang digunakan.
Proses penautannya umumnya menggunakan fitur Perangkat Tertaut, lalu mengikuti petunjuk yang ditampilkan pada layar.
Jika menggunakan komputer kantor atau perangkat bersama, selalu keluar dari sesi setelah selesai bekerja.
Periksa daftar perangkat tertaut secara berkala dan hapus perangkat yang sudah tidak digunakan.
4. Mengatasi masalah login WA Bisnis
Jika tidak bisa login, periksa koneksi internet, perbarui aplikasi, dan pastikan nomor telepon masih dapat menerima kode verifikasi.
Apabila masalah muncul saat menautkan komputer, muat ulang WhatsApp Web dan coba pindai kode QR kembali.
Baca juga: Cara Setting Auto Reply WA Bisnis yang Efektif untuk Pelanggan
Tips menggunakan WA Bisnis agar lebih efektif
Setelah berhasil membuat akun, langkah berikutnya adalah mengoptimalkan fitur agar komunikasi dengan pelanggan lebih teratur.
Berikut beberapa tips praktis yang dapat diterapkan oleh pemilik usaha.
1. Gunakan profil bisnis yang lengkap
Cantumkan nama usaha, deskripsi singkat, kategori, dan jam operasional yang sesuai.
Tambahkan alamat atau situs web jika relevan agar pelanggan dapat menemukan informasi penting dengan mudah.
2. Buat katalog produk

Masukkan produk atau layanan yang paling sering ditanyakan pelanggan ke dalam katalog.
Gunakan foto yang jelas, nama produk yang mudah dipahami, dan deskripsi yang menjelaskan manfaat atau spesifikasi utama.
3. Siapkan pesan otomatis
Gunakan pesan salam untuk menyambut pelanggan dan pesan di luar jam operasional untuk memberikan informasi ketika admin belum tersedia.
Pastikan isi pesan menyebutkan langkah berikutnya agar pelanggan memahami kapan atau bagaimana mereka akan dilayani.
4. Manfaatkan balasan cepat

Simpan jawaban untuk pertanyaan yang sering diajukan, seperti harga, metode pembayaran, cara pemesanan, dan estimasi pengiriman.
Perbarui jawaban secara berkala agar informasi yang diberikan tetap sesuai dengan kondisi bisnis.
5. Kelompokkan percakapan dengan label
Buat label berdasarkan alur transaksi, misalnya pelanggan baru, menunggu pembayaran, pesanan diproses, dan transaksi selesai.
Perbarui label setelah ada perubahan status agar Anda dapat memprioritaskan pesan yang membutuhkan tindakan.
6. Jaga keamanan akun
Aktifkan verifikasi dua langkah dan gunakan email pemulihan jika fitur tersebut tersedia.
Batasi akses perangkat, jangan membagikan kode verifikasi, dan waspadai pesan mencurigakan yang meminta informasi akun.
7. Jaga komunikasi setelah pembelian
Gunakan WhatsApp untuk menjawab pertanyaan setelah transaksi, menerima masukan, dan memberikan informasi yang relevan kepada pelanggan.
Hindari mengirim promosi berulang tanpa memperhatikan persetujuan dan preferensi penerima.
Jika ingin membangun loyalitas pelanggan secara lebih terstruktur, bisnis dapat mempertimbangkan solusi seperti Bliss Loyalty Program.
Program membership, poin dan reward, serta kampanye promo dapat membantu bisnis mendorong pelanggan kembali bertransaksi.
Baca juga:
Penutup
Cara buat WA Bisnis dapat dilakukan dengan mudah melalui ponsel, mulai dari mengunduh aplikasi, memverifikasi nomor telepon, hingga melengkapi profil usaha.
Setelah akun aktif, Anda dapat menggunakan fitur katalog, pesan otomatis, balasan cepat, dan label chat untuk membantu mengelola komunikasi pelanggan.
Aplikasi ini gratis diunduh dan cocok bagi pemilik usaha yang ingin memulai pelayanan pelanggan secara lebih profesional.
Dengan pengaturan yang tepat, WhatsApp Business dapat menjadi saluran komunikasi yang mendukung kegiatan promosi, penjualan, dan layanan setelah pembelian.
Mulailah dengan melengkapi profil, menyiapkan jawaban untuk pertanyaan umum, dan mengatur alur percakapan sesuai kebutuhan bisnis.
Seiring pertumbuhan usaha, evaluasi kembali kebutuhan fitur tambahan agar pengalaman pelanggan tetap terjaga dan operasional semakin efisien.





