Cara Broadcast WhatsApp Business untuk Promosi Bisnis

oleh Alifian Adam | 03 November 2026 | Bisnis

Poin Penting


WA Blast adalah metode mengirim pesan WhatsApp ke banyak pelanggan sekaligus, sedangkan Broadcast merupakan fitur siaran yang tersedia di aplikasi WhatsApp.


WhatsApp broadcast membantu bisnis menyampaikan promosi, informasi produk, pengumuman, pengingat transaksi, dan penawaran yang relevan kepada pelanggan.


Fitur Broadcast pada aplikasi WhatsApp Business dapat digunakan secara gratis, sedangkan WhatsApp Business Platform mengenakan biaya berdasarkan kategori pesan dan ketentuan yang berlaku.


Untuk melakukan WA blast, pengguna dapat membuat daftar siaran melalui aplikasi WhatsApp Business atau memanfaatkan WhatsApp Business Platform untuk kebutuhan pengiriman pesan dalam skala lebih besar.


Tips Broadcast WhatsApp yang Efektif: Segmentasikan kontak, gunakan pesan yang relevan, pilih waktu pengiriman yang tepat, dan evaluasi hasil kampanye secara berkala.

Cara broadcast WhatsApp Business dapat dilakukan melalui fitur Broadcast bawaan aplikasi atau layanan WhatsApp Business Platform untuk menjangkau banyak pelanggan sekaligus.

Kedua metode tersebut membantu bisnis menyampaikan promosi, informasi produk, dan pengumuman tanpa perlu mengirim pesan satu per satu.

Broadcast WhatsApp menjadi salah satu pilihan komunikasi langsung bagi bisnis yang ingin menjaga hubungan dengan pelanggan.

Melalui pesan yang relevan, bisnis dapat menginformasikan promo terbaru, memperkenalkan produk, mengingatkan pelanggan tentang transaksi, hingga mendorong pembelian berulang.

Namun, cara mengirim pesan massal melalui WhatsApp perlu disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

Aplikasi WhatsApp Business cocok untuk penggunaan sederhana, sedangkan WhatsApp Business Platform menyediakan kemampuan lebih luas untuk pengiriman pesan berskala besar, otomatisasi, dan integrasi sistem.

Pengertian WA Blast

WA Blast atau WhatsApp Blast adalah metode pengiriman pesan ke banyak nomor WhatsApp secara bersamaan melalui sistem yang mendukung pengiriman massal.

Metode ini umumnya digunakan bisnis untuk menjalankan kampanye pemasaran, menyampaikan pengumuman, dan mengirim informasi kepada pelanggan dalam jumlah besar.

Berbeda dari grup WhatsApp, pesan blast umumnya diterima dalam percakapan pribadi masing-masing penerima. Penerima tidak perlu melihat atau berinteraksi dengan pelanggan lain dalam satu ruang percakapan.

Baca juga: WA Bisnis: Pengertian, Manfaat, Fitur, dan Perbedaannya dengan WA Biasa

Jenis-jenis WhatsApp Broadcast

Dalam praktiknya, istilah WA Blast sering digunakan untuk menyebut dua metode berbeda, yaitu fitur Broadcast pada aplikasi WhatsApp Business dan pengiriman pesan melalui WhatsApp Business Platform.

1. Broadcast WhatsApp Business

Broadcast WhatsApp Business adalah fitur bawaan aplikasi yang memungkinkan pengguna mengirim satu pesan kepada beberapa kontak sekaligus.

Pesan akan diterima sebagai percakapan individual, sehingga penerima tidak mengetahui siapa saja yang menerima pesan serupa.

Menurut Pusat Bantuan WhatsApp , daftar siaran pada aplikasi WhatsApp Business dapat memuat hingga 256 kontak. Pesan hanya diterima oleh kontak yang telah menyimpan nomor pengirim di buku alamat mereka.

Fitur ini sesuai untuk UMKM, toko online, dan bisnis dengan jumlah pelanggan yang masih dapat dikelola secara sederhana.

Pengguna dapat mengirim informasi promo atau pengumuman tanpa perlu membuat grup khusus.

2. WhatsApp Business Platform atau API

WhatsApp Business Platform, yang juga dikenal sebagai WhatsApp Business API, merupakan solusi resmi Meta untuk kebutuhan komunikasi bisnis yang lebih terstruktur.

Layanan ini memungkinkan bisnis mengirim pesan melalui integrasi platform, mengatur otomatisasi, serta menghubungkan komunikasi dengan sistem lain sesuai kemampuan penyedia layanan.

Berbeda dari fitur Broadcast biasa, WhatsApp Business Platform mendukung pengiriman pesan dalam skala lebih besar dengan pengelolaan kampanye yang lebih terukur.

Bisnis juga dapat menggunakan template pesan yang disetujui Meta untuk memulai percakapan di luar jendela layanan pelanggan.

Metode ini cocok bagi bisnis yang memiliki banyak pelanggan, menjalankan kampanye secara rutin, atau membutuhkan integrasi dengan sistem CRM dan layanan pelanggan.

3. Perbedaan WA Blast dan Broadcast WhatsApp

Aspek Broadcast WhatsApp Business WhatsApp Business Platform
Penggunaan Pengiriman sederhana Pengiriman skala bisnis
Batas penerima Maksimal 256 kontak per daftar siaran, dengan ketentuan yang berlaku Kapasitas mengikuti batas akun, kualitas, dan ketentuan Meta
Syarat penerima Penerima harus menyimpan nomor pengirim Tidak harus menyimpan nomor pengirim, tetapi bisnis tetap perlu mematuhi ketentuan persetujuan pesan
Otomatisasi Terbatas Mendukung integrasi dan otomatisasi sesuai platform
Biaya Fitur dasar tersedia gratis Biaya pesan Meta dan kemungkinan biaya penyedia layanan
Analisis kampanye Terbatas Dapat mendukung laporan dan analisis melalui platform

Baca juga: Cara Buat WA Bisnis untuk Pemula (Lengkap Step by Step dan Tipsnya)

Fungsi Broadcast WhatsApp untuk bisnis

Berikut beberapa fungsi broadcast WhatsApp yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan bisnis:

1. Menyampaikan promosi dan diskon

Broadcast dapat digunakan untuk menginformasikan diskon, voucher, paket bundling, atau penawaran khusus kepada pelanggan.

Pesan promosi dapat dilengkapi periode berlaku, ketentuan penawaran, dan tautan menuju katalog atau halaman pembelian.

2. Mengumumkan produk atau layanan baru

Bisnis dapat menggunakan broadcast untuk memperkenalkan produk baru, varian tambahan, atau layanan yang baru tersedia.

Informasi tersebut dapat disertai foto, video, katalog, atau tautan yang membantu pelanggan memahami produk.

3. Mengirim pengingat dan informasi transaksi

Broadcast juga dapat membantu menyampaikan pengingat yang berkaitan dengan kebutuhan pelanggan, seperti jadwal layanan, informasi operasional, atau pemberitahuan tertentu.

Untuk pesan transaksi yang ditujukan secara individual, bisnis perlu memastikan isi pesan dan penerimanya sesuai dengan tujuan komunikasi.

4. Mengaktifkan kembali pelanggan lama

Pelanggan yang sudah lama tidak bertransaksi dapat menjadi sasaran kampanye untuk mendorong pembelian ulang.

Bisnis dapat mengirimkan rekomendasi produk, informasi produk terbaru, atau penawaran khusus berdasarkan riwayat pembelian dan minat pelanggan.

5. Membangun hubungan dengan pelanggan

Komunikasi melalui WhatsApp memungkinkan pelanggan membalas pesan secara langsung ketika membutuhkan informasi lebih lanjut.

Bisnis dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjawab pertanyaan, menerima masukan, dan memahami kebutuhan pelanggan.

Agar manfaatnya optimal, broadcast sebaiknya tidak selalu berisi promosi.

Informasi bermanfaat, panduan penggunaan produk, atau pengumuman layanan juga dapat menjadi bagian dari komunikasi rutin dengan pelanggan.

Web Promo General Bliss

Untuk makin mempererat hubungan tersebut, bisnis dapat memanfaatkan Bliss Loyalty Program dalam memberikan poin reward dan promo menarik yang mendorong pelanggan kembali berbelanja.

Coba Bliss sekarang juga!

Biaya Broadcast WhatsApp

Biaya broadcast WhatsApp bergantung pada metode yang digunakan.

Pengiriman melalui WhatsApp Business Platform mengikuti tarif pesan Meta dan kemungkinan biaya tambahan dari penyedia layanan.

Biaya WhatsApp Business Platform atau API

WhatsApp Business Platform menggunakan skema biaya berdasarkan pesan yang berhasil dikirimkan, dengan tarif berbeda sesuai kategori pesan dan negara penerima.

Biaya tambahan dapat berlaku apabila bisnis menggunakan penyedia layanan yang mengenakan langganan platform, biaya penggunaan, atau biaya fitur tertentu.

Berdasarkan tarif untuk nomor penerima Indonesia yang berlaku mulai 1 Oktober 2026, berikut contoh tarif dasar per pesan dari Meta:

Kategori pesan Contoh penggunaan Tarif dasar
Marketing Promosi, penawaran, dan peluncuran produk Rp586,33 per pesan
Utility Pembaruan transaksi dan status pesanan Rp356,65 per pesan
Authentication Kode OTP dan verifikasi Rp356,65 per pesan
Authentication-international OTP internasional untuk bisnis yang memenuhi ketentuan Rp1.940,13 per pesan
Service Balasan layanan pelanggan Rp356,65 per pesan setelah kuota gratis yang berlaku

*biaya dapat berubah sewaktu-waktu

Simulasi Menghitung Biaya WA Blast

Misalnya, sebuah bisnis ingin mengirim satu pesan promosi kepada 1.000 nomor penerima Indonesia melalui WhatsApp Business Platform.

Jika seluruh pesan berhasil terkirim dan menggunakan tarif marketing Rp586,33 per pesan, perhitungan biaya dasarnya adalah sebagai berikut:

1.000 pesan × Rp586,33 = Rp586.330.

Angka tersebut belum memperhitungkan pajak atau biaya langganan platform dari penyedia layanan.

Jumlah tagihan aktual juga dapat berbeda jika pesan tidak berhasil terkirim atau ketentuan tarif berubah.

Baca juga: Tips menggunakan WA Bisnis agar lebih efektif

Cara broadcast whatsApp business

Cara broadcast WhatsApp Business dapat dilakukan melalui aplikasi maupun WhatsApp Business Platform.

Pilihan langkahnya berbeda berdasarkan perangkat, jumlah kontak, dan kebutuhan bisnis.

1. Cara Broadcast WhatsApp Business melalui aplikasi

Untuk kebutuhan sederhana, fitur Broadcast bawaan WhatsApp Business dapat digunakan tanpa harus memasang sistem tambahan.

Sebelum mengirim pesan, pastikan kontak penerima telah menyimpan nomor bisnis Anda.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi WhatsApp Business di ponsel.
  2. Masuk ke menu Siaran Baru atau Business Broadcast. Nama dan posisi menu dapat berbeda menurut perangkat dan versi aplikasi.
  3. Pilih kontak yang ingin menerima pesan, dengan batas maksimal 256 kontak per daftar siaran sesuai ketentuan fitur.
  4. Buat daftar siaran, kemudian periksa kembali kontak yang dipilih.
  5. Ketik pesan yang ingin disampaikan kepada pelanggan.
  6. Tambahkan foto, video, dokumen, atau tautan jika diperlukan.
  7. Periksa isi pesan, informasi promo, dan tautan sebelum mengirimkannya.
  8. Ketuk tombol kirim, lalu pantau respons pelanggan melalui percakapan masing-masing.

Pesan akan diterima secara individual, bukan sebagai pesan grup.

Balasan dari setiap pelanggan juga masuk ke percakapan pribadi bisnis, sehingga penerima lain tidak dapat melihat balasan tersebut.

2. Cara Broadcast WhatsApp Business melalui Platform/API

Untuk kampanye dengan jumlah penerima lebih besar, bisnis dapat menggunakan WhatsApp Business Platform melalui integrasi langsung atau penyedia layanan yang mendukung solusi tersebut.

Proses pendaftaran dan pengaturan teknis dapat berbeda bergantung pada platform yang dipilih.

Secara umum, langkah-langkahnya meliputi:

  1. Pilih platform resmi. Tentukan penyedia layanan yang mendukung WhatsApp Business Platform serta memiliki fitur sesuai kebutuhan bisnis.
  2. Siapkan akun bisnis. Ikuti proses pendaftaran dan pengaturan akun WhatsApp Business sesuai persyaratan Meta dan penyedia layanan.
  3. Hubungkan nomor bisnis. Gunakan nomor yang memenuhi persyaratan pendaftaran dan ikuti instruksi verifikasi dari platform.
  4. Siapkan daftar penerima. Kelompokkan kontak berdasarkan persetujuan menerima pesan, kebutuhan, minat, atau riwayat interaksi.
  5. Buat template pesan. Siapkan pesan sesuai tujuan kampanye dan ajukan template untuk persetujuan Meta jika diwajibkan.
  6. Tentukan target kampanye. Pilih kelompok penerima yang relevan dan periksa kembali isi pesan sebelum pengiriman.
  7. Kirim dan evaluasi. Jalankan kampanye, kemudian periksa laporan pengiriman serta respons melalui fitur yang tersedia di platform.

Pesan yang memulai percakapan melalui WhatsApp Business Platform umumnya harus menggunakan template yang telah disetujui.

Bisnis juga perlu mematuhi kebijakan WhatsApp, termasuk ketentuan persetujuan penerima dan batas pengiriman yang berlaku untuk akun.

Baca juga: Cara Setting Auto Reply WA Bisnis yang Efektif untuk Pelanggan

Apa yang harus dilakukan jika broadcast tidak terkirim?

Pesan broadcast yang tidak diterima pelanggan belum tentu disebabkan oleh gangguan aplikasi.

Pada fitur Broadcast biasa, salah satu penyebab paling umum adalah penerima belum menyimpan nomor bisnis di buku alamat mereka.

Jika masalah terjadi, lakukan pemeriksaan berikut:

  • Pastikan nomor penerima benar dan masih aktif.
  • Periksa apakah penerima sudah menyimpan nomor bisnis Anda.
  • Pastikan koneksi internet dan aplikasi berfungsi dengan baik.
  • Periksa status akun dan batas penggunaan yang berlaku.
  • Untuk WhatsApp Business Platform, pastikan template telah disetujui dan kontak memenuhi ketentuan pengiriman.
  • Tinjau kualitas pesan serta keluhan penerima agar aktivitas tidak dianggap sebagai spam.

Hindari aplikasi pengirim massal tidak resmi yang menjanjikan pengiriman tanpa batas.

Penggunaan alat yang tidak sesuai ketentuan dapat menimbulkan risiko pembatasan akun dan merusak hubungan bisnis dengan pelanggan.

Tips Broadcast WhatsApp yang efektif bagi bisnis

Keberhasilan broadcast WhatsApp tidak hanya ditentukan oleh jumlah penerima, tetapi juga relevansi pesan dan kualitas daftar kontak.

Strategi yang tepat membantu bisnis menyampaikan informasi dengan lebih efektif sekaligus menjaga kepercayaan pelanggan.

1. Segmentasikan kontak berdasarkan kebutuhan

Tidak semua pelanggan membutuhkan informasi yang sama.

Pelanggan baru, pelanggan aktif, dan pelanggan yang sudah lama tidak bertransaksi dapat memiliki kebutuhan berbeda, sehingga pesan sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelompok.

Segmentasi dapat dimulai dari data sederhana seperti jenis produk yang dibeli, lokasi, atau status transaksi.

Pastikan penggunaan data tersebut sesuai dengan persetujuan pelanggan dan kebijakan privasi bisnis.

2. Buat pesan singkat, jelas, dan relevan

Pesan broadcast sebaiknya langsung menjelaskan informasi utama tanpa pembukaan yang terlalu panjang.

Sampaikan manfaat penawaran, syarat penting, periode promo, dan tindakan yang diharapkan dari pelanggan.

Gunakan bahasa yang sesuai dengan karakter pelanggan dan hindari klaim yang berlebihan.

3. Gunakan call to action yang spesifik

Setiap pesan sebaiknya memiliki satu tujuan utama agar pelanggan memahami tindakan berikutnya.

CTA dapat berupa ajakan melihat katalog, menggunakan voucher, melakukan pemesanan, atau menghubungi tim layanan pelanggan.

Hindari memasukkan terlalu banyak tautan dan instruksi dalam satu pesan.

4. Pilih waktu dan frekuensi pengiriman yang tepat

Waktu pengiriman perlu disesuaikan dengan karakter pelanggan dan jenis informasi yang disampaikan.

Bisnis dapat menguji beberapa waktu pengiriman untuk mengetahui kapan pelanggan lebih responsif, alih-alih menganggap satu jam tertentu selalu paling efektif.

5. Gunakan media secara proporsional

Foto produk, video singkat, atau tautan katalog dapat membantu pelanggan memahami penawaran dengan lebih cepat.

Namun, pastikan media yang digunakan relevan, memiliki kualitas baik, dan tidak membuat pesan terlalu padat.

6. Pastikan pelanggan bersedia menerima pesan

Kirim broadcast hanya kepada pelanggan yang telah memberikan persetujuan atau memiliki dasar komunikasi yang sesuai dengan kebijakan WhatsApp.

Jangan menggunakan daftar nomor yang dibeli dari pihak lain atau menghubungi orang secara massal tanpa izin.

7. Evaluasi hasil kampanye

Setelah broadcast dikirim, evaluasi hasilnya berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.

Bisnis dapat memantau jumlah pesan yang terkirim, respons pelanggan, klik tautan, penggunaan voucher, hingga transaksi yang berasal dari kampanye.

Baca juga: 

Penutup

Cara broadcast WhatsApp Business dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan skala bisnis, mulai dari fitur Broadcast gratis pada aplikasi hingga WhatsApp Business Platform untuk pengiriman pesan yang lebih terstruktur.

Memahami perbedaan kedua metode tersebut membantu bisnis memilih cara komunikasi yang tepat sekaligus memperkirakan biaya kampanye.

Agar hasilnya optimal, pastikan pesan dikirim kepada pelanggan yang relevan, gunakan konten yang jelas, dan evaluasi respons setelah kampanye berjalan.

Kepatuhan terhadap kebijakan WhatsApp serta penghormatan terhadap pilihan pelanggan juga penting untuk menjaga kualitas komunikasi jangka panjang.

Dengan strategi yang tepat, broadcast WhatsApp dapat menjadi bagian dari pemasaran dan layanan pelanggan yang lebih terukur, sekaligus membantu bisnis menjaga hubungan dengan pelanggan dan membuka peluang transaksi berulang.

Side Banner Blog Bliss

Artikel Terkait