Total Marketing Cost: Pengertian, Tujuan, dan Cara Menghitungnya

oleh Ibnu Ismail Ditinjau Baskara Aji | Mei 31, 2024 | Marketing

source envato.

Promo Gabung Beta Program

Jalin loyalitas dengan pelangganmu.

Join Beta Program

Dalam dunia bisnis, salah satu hal penting dalam membuat strategi pemasaran yang efektif adalah memahami terlebih dahulu tentang total marketing cost.Total marketing cost atau biaya total pemasaran mencakup semua pengeluaran yang dialokasikan untuk kegiatan pemasaran dalam suatu periode tertentu.

Pengeluaran ini mencakup biaya iklan, promosi, pengembangan konten, riset pasar, hingga pengelolaan media sosial. Dengan mengelola total marketing cost secara bijak, Anda bisa mengoptimalkan anggaran, meningkatkan efisiensi dan efektivitas kampanye pemasaran.

Tapi, apa sebenarnya total marketing cost itu? Bagaimana cara menghitungnya? Dapatkan jawaban lengkapnya dengan membaca artikel di bawah ini hingga selesai.

Pengertian total marketing cost

Pengertian total marketing cost

ilustrasi total marketing cost. source envato

Berdasarkan laman Lifesight, total marketing cost adalah jumlah seluruh pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk melaksanakan berbagai aktivitas pemasaran dalam periode tertentu.

Biaya ini mencakup berbagai komponen yang diperlukan untuk mempromosikan produk atau jasa kepada konsumen potensial, serta mempertahankan hubungan dengan pelanggan yang sudah ada.

Berikut adalah beberapa komponen utama dari total marketing cost:

  1. Biaya iklan: Pengeluaran untuk iklan di berbagai media, seperti televisi, radio, surat kabar, majalah, dan platform digital seperti Google Ads dan Facebook Ads.
  2. Biaya promosi: Termasuk di dalamnya diskon, kupon, dan program loyalitas yang dibuat untuk menarik dan mempertahankan pelanggan.
  3. Biaya pengembangan konten: Investasi dalam pembuatan konten pemasaran, seperti artikel blog, video, infografis, dan media lainnya yang digunakan untuk menarik perhatian audiens.
  4. Biaya riset pasar: Pengeluaran yang dilakukan untuk mengumpulkan dan menganalisis data pasar, seperti survei, kelompok fokus, dan analisis kompetitif, untuk memahami tren dan kebutuhan konsumen.
  5. Biaya pengelolaan media sosial: Dana yang digunakan untuk mengelola dan maintenance kehadiran perusahaan di platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn.
  6. Biaya hubungan masyarakat: Pengeluaran untuk kegiatan seperti siaran pers, acara media, dan hubungan dengan influencer atau jurnalis.
  7. Biaya perdagangan: Termasuk di dalamnya biaya pameran dagang, sponsor acara, dan promosi penjualan di tempat penjualan.

Dengan memahami dan mengelola total marketing cost dengan baik sangat, Anda bisa memastikan bahwa setiap rupiah yang Anda keluarkan mampu memberikan dampak maksimal terhadap pertumbuhan bisnis.

Dengan analisis yang tepat, Anda dapat mengidentifikasi area di mana pengeluaran dapat dioptimalkan dan investasi yang dapat memberikan pengembalian tertinggi.

Baca juga: Persona Pelanggan: Pengertian, Manfaat dan Cara Menciptakannya

Tujuan menghitung total marketing cost

Tujuan menghitung total marketing cost

ilustrasi total marketing cost. source envato

Menghitung total marketing cost memiliki beberapa tujuan penting yang dapat membantu Anda dalam berbagai aspek manajemen dan strategi pemasaran.

Berikut ini adalah beberapa tujuan utama dari menghitung total marketing cost:

1. Mengelola anggaran secara efektif

Dengan mengetahui total biaya pemasaran, Anda dapat mengalokasikan anggaran dengan lebih efisien.

Hal ini akan membantu Anda untuk memastikan bahwa dana pemasaran digunakan pada aktivitas yang memberikan hasil terbaik dan menghindari pemborosan.

2. Evaluasi performa pemasaran

Menghitung total marketing cost memungkinkan Anda untuk mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran.

Dengan membandingkan biaya dengan hasil yang diperoleh (seperti peningkatan penjualan, pertumbuhan pelanggan, atau peningkatan brand awareness), Anda dapat menilai performa pemasaran Anda.

3. Mengambil keputusan berdasarkan data

Data dari biaya pemasaran yang akurat akan memberikan dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan penting. Anda jadi bisa menentukan aktivitas pemasaran mana yang harus ditingkatkan, dikurangi, atau dihentikan berdasarkan analisis biaya dan manfaatnya.

4. Merencanakan strategi pemasaran

Informasi tentang total marketing cost akan membantu Anda dalam merencanakan strategi pemasaran untuk jangka waktu panjang.

Anda jadi bisa merencanakan kampanye selanjutnya dengan lebih baik dan mengatur prioritas sesuai dengan anggaran yang tersedia.

5. Mengendalikan biaya

Dengan memahami total marketing cost, Anda dapat mengidentifikasi area di mana biaya dapat dikendalikan atau dikurangi tanpa mengorbankan efektivitasnya. Hal ini akan membantu Anda untuk menjaga agar pengeluaran tetap dalam batas yang sudah direncanakan.

6. Mengukur Return on Investment (ROI)

Menghitung total marketing cost memungkinkan Anda untuk menghitung ROI dari aktivitas pemasaran. Dengan membandingkan biaya dan pendapatan yang dihasilkan, Anda bisa mengukur keuntungan dari setiap rupiah yang diinvestasikan dalam kegiatan pemasaran.

7. Transparansi dan akuntabilitas

Mengetahui total biaya pemasaran akan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran Anda. Hal tersebut juga akan meningkatkan akuntabilitas tim pemasaran dalam menggunakan dana yang diberikan dan dalam mencapai target yang sudah ditetapkan.

8. Benchmarking dan kompetisi

Dengan mengukur total marketing cost, Anda bisa melakukan benchmarking terhadap industri atau kompetitor. Hal ini akan membantu Anda dalam memahami posisi biaya pemasaran perusahaan dibandingkan dengan kompetitor dan menyesuaikan strategi agar bisa tetap kompetitif.

Dengan memahami tujuan-tujuan di atas, Anda bisa lebih efektif dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi strategi pemasaran, sehingga Anda bisa mencapai hasil yang optimal dan kontinyu.

Baca juga: Customer Acquisition Cost: Pengertian dan Cara Meminimalisirnya

Cara menghitung total marketing cost

Cara menghitung total marketing cost

ilustrasi total marketing cost. source envato

Menghitung total marketing cost adalah langkah penting dalam mengelola anggaran pemasaran secara efektif. Berikut ini adalah langkah-langkah penting untuk menghitung total marketing cost:

1. Identifikasi semua komponen pemasaran Anda

Pertama, identifikasi semua aktivitas pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan Anda, seperti iklan, promosi, pengembangan konten, riset pasar, manajemen media sosial, hubungan masyarakat (PR), dan kegiatan perdagangan.

2. Kumpulkan data biaya

Kumpulkan data biaya dari setiap aktivitas pemasaran yang telah diidentifikasi. Pastikan Anda mendapatkan informasi yang akurat dan terbaru dari berbagai departemen yang terlibat dalam kegiatan pemasaran.

3. Hitung biaya setiap komponen

Jumlahkan biaya dari setiap komponen pemasaran yang telah diidentifikasi. Berikut ini adalah contoh komponen dan cara menghitungnya:

  • Biaya iklan: Jumlahkan semua biaya iklan di berbagai media (TV, radio, surat kabar, digital, dll.).
  • Biaya promosi: Total biaya untuk diskon, kupon, program loyalitas, dan kegiatan promosi lainnya.
  • Biaya pengembangan konten: Jumlah biaya untuk produksi artikel, video, infografis, dan konten lainnya.
  • Biaya riset pasar: Total biaya untuk survei, kelompok fokus, analisis data, dan riset kompetitif.
  • Biaya pengelolaan media sosial: Jumlah biaya untuk manajemen akun media sosial, iklan media sosial, dan konten media sosial.
  • Biaya hubungan masyarakat (pr): Total biaya untuk siaran pers, acara media, dan hubungan dengan influencer/jurnalis.
  • Biaya perdagangan: Jumlah biaya untuk pameran dagang, sponsor acara, dan promosi di tempat penjualan.

4. Jumlahkan semua biaya

Setelah semua biaya dari setiap komponen dihitung, jumlahkan seluruh biaya untuk mendapatkan total marketing cost.

Contoh Perhitungan Total marketing cost:

Misalkan perusahaan XYZ memiliki data biaya pemasaran sebagai berikut:

  • Biaya Iklan: Rp50.000.000
  • Biaya Promosi: Rp20.000.000
  • Biaya Pengembangan Konten: Rp10.000.000
  • Biaya Riset Pasar: Rp15.000.000
  • Biaya Pengelolaan Media Sosial: Rp8.000.000
  • Biaya Hubungan Masyarakat: Rp5.000.000
  • Biaya Perdagangan: Rp12.000.000

Total marketing cost = Biaya Iklan + Biaya Promosi + Biaya Pengembangan Konten + Biaya Riset Pasar + Biaya Pengelolaan Media Sosial + Biaya Hubungan Masyarakat + Biaya Perdagangan

Total marketing cost = Rp50.000.000 + Rp20.000.000 + Rp10.000.000 + Rp15.000.000 + Rp8.000.000 + Rp5.000.000 + Rp12.000.000

Total marketing cost = Rp120.000.000

Dengan menghitung total marketing cost, Anda bisa mengelola anggaran pemasaran dengan lebih efisien, mengidentifikasi area yang membutuhkan optimalisasi, dan memastikan bahwa investasi pemasaran Anda mampu memberikan hasil yang telah diharapkan.

Baca juga: Customer Segment: Pengertian dan Strategi Menerapkannya

Penutup

Menghitung total marketing cost merupakan langkah penting untuk Anda dalam mengelola anggaran pemasaran secara efektif.

Memahami dan mengelola biaya pemasaran total akan membantu Anda dalam mengalokasikan dana secara efisien, mengevaluasi performa kampanye pemasaran, dan membuat keputusan berdasarkan data yang akurat.

Selain itu, perhitungan ini memungkinkan Anda untuk merencanakan strategi jangka panjang dengan lebih baik, mengendalikan pengeluaran, dan menilai pengembalian investasi (ROI) dari aktivitas pemasaran.

Penghitungan total marketing cost juga akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola anggaran, serta memungkinkan Anda untuk melakukan benchmarking terhadap industri atau kompetitor Anda.

Secara keseluruhan, pemahaman mendalam tentang total marketing cost adalah kunci penting untuk merancang strategi pemasaran yang efektif dan mencapai hasil bisnis yang optimal.

Namun, itu saja belum cukup. Anda juga harus meningkatkan loyalitas pelanggan dan membuat mereka setia dengan brand Anda agar bisa mencapai hasil bisnis yang lebih maksimal.

Nah, Bliss hadir sebagai solusi program loyalty customer yang akan membuat pelanggan Anda menjadi lebih loyal, meningkatkan retensi penjualan, hingga meningkatkan profitabilitas bisnis Anda.

Berbagai fitur di dalamnya memungkinkan Anda untuk menghadirkan program membership digital, mengelola poin reward pelanggan, hingga mengirim pesan promosi yang lebih personal kepada pelanggan.

Jadi penasaran kan dengan Bliss? Ayo coba sekarang juga dengan klik link ini.

Referensi:

Artikel Terkait

Bergabung dengan Bliss Sekarang

Jalin hubungan yang lebih baik dengan pelanggan Anda, tingkatkan kesuksesan dan keuntungan pada bisnis Anda